Tag Archives: Culture

solo spirit of java photo diary day two: timlo sastro, pasar gedhe, and the charming city

And here we go! After such a long night with the beautiful Solo night life and tons of fat caused such a heavenly culinary of this city—  we awoke so early and excited about to exploring this city from the corner, the oldest side, till the classic one. Naoval as our guide (and photograper) suggest us to trying the famous (but FYI: almost all of culinary in Solo are famous!)  food in Solo called Timlo, and the rest of all it must be nothing but “Timlo Sastro” which it all of us in Indonesia know that this Timlo is already curated by Pak Bondan Winarno the most famous culinary TV show in town. I want to share the photo of this Timlo with you all guys but unfortunately, it already done when we just realize that we didn’t take the photo of it, yaii!! It’s  definitely too delicious even whe forgot about to take photo of it— ahahah forgive us ya. Then, we continue our trip to an old traditional market “Pasar Gede” which it have a classical building with the traditional display and layout. Trust me if you walk inside, make sure that you’re not wore a heels or even the wedges— it didn’t work at all. One thing that i really heart from this city— there almost all of the streets are clean! It’s pedestrian-able, such a fresh air, and friendly driver also bikers. This city really like no other city in this country that so friendly with pedestrian, of course— there’s no disappointment to exploring this city around the day by my feet. More photo diary soon guys, stay tune!

on me: sneakers from Quiksilver, green ary with the gold line V-neck shirt from Ode, short from Volvo gifted by Erwinsyah. on Reza? better ask her on twitter for more abour her outfit info.

PS: So sorry about the previous photo diary which it written in bahasa, thanks octaviodigianni

Pinterest
| Tagged , , , , , , , , |
| permalink | 2 Comments |



solo spirit of java photo diary day one: a beautiful night life

Dapet spot keren di taman sepanjang Ciwalk, yaii Rere! you got the great natural lighting dear!

Artwork sepanjang tembok di pinggir pasar malam Ngarsopuro yang Full of Spirit of Java.

Call us “norak” or anything else, but there’s like no other better than wore flats sandals to step in the charming and calm nightmosphere in Solo.

Kompleks pedagang kaki lima yang kalem dan nyaman buat makan atau sekedar kumpul sama temen atau keluarga, its like a street on London moved here in “Galabo”!

Kalau anak jaman sekarang bilang “Woles” alias nyantai gituh.

Mau makan apa aja? ada! Nasi Liwet, Selat Solo, Sate Kere dan masih banyak lagi

Beautiful and antique street light looks perfectly vintage

Gerbang Pasar Malam Ngarsopuro, inspiring yet elegant classic building.

Cuma di Solo nih, kita bisa jalan di tengah jalan tanpa harus di klaksonin dan di pisuhin, bebas bro! woles,… dan kalem!

Hmmm,.. don’t know but,.. Batik inspired building?

The lightful, the charming, and calm city called Solo,…. i’m fallin in love!

Dari rencana pertama yang ingin berlibur ke kota Malang, siapa yang menyangka, gue justru beralih ke kota Surakarta— atau lebih dikenal dengan…., Solo Spirit of Java. Sampai di kota ini sore hari,,… daaannn HUJAN!(kurang romantis apa cobak? “Romantis poni elo rontok Ben???(!)” *di jambak Rere) gue, dan (tentu saja gadis yang paling setia nemenin gue kemanapun *halah) Rere transit bentar ke tempatnya Naoval sebelum akhirnya hunting penginapan yang murah binti mursidah. Tapi,.., ternyata kota ini benar – benar mempunyai pesona yang membuat kami ngga bersabar untuk menelusuri keindahan dan keramahan kota Solo. Bahkan di kala dinginnya malam, dan belum sempat beristirahat—  yah, Solo memang terlalu indah untuk di lewatkan di malam hari terutama, WISATA KULINERNYA!

Setelah gue ga berhenti elap iler gara – gara Naoval yang cerita dan mention banyak kuliner di Solo yang “Wajib Santap”. Kita pun memutuskan untuk ke Galabo, di mana hampir semua kuliner andalan, unik dan khas kota Solo di jual (dan di pamerin) di kemas dengan apik di kompleks perbelanjaan traditional yang cukup rapih dipadu dengan alunan musisi jalanan yang (sebenarnya jauh dari kata musisi jalanan sih, lebih ke band – band kafe yang klemis dan kece) mengalunkan lagu – lagu bernuansa eksklusif, jauh dari kesan “sekedar lapak pedagang kaki lima”. Dan, meskipun ini rahasia, namun sepertinya mimpi gue untuk bisa makan di pinggir jalan dengan nuansa bangunan klasik seperti di benua Eropa sudah bisa di wujudkan di Galabo. Yah, gue anggap ini versi “Jawa” nya saja yah. hahaha

Ok! Lanjut, kita menulusuri jalanan Solo di malam hari, itung – itung melorotin perut yang notabene kenyang gara – gara Nasi Liwet di Galabo tadi. Kata Naoval sih ada Nasi Liwet yang bener – bener khas dan paling sedep di deket pasar malam Ngarsopuro tapi jualnya start jam dua dini hari, Lah gue istirahatnya kapan? Padahal agenda jalan – jalan besok masih banyak aja! Jadi,. lumayan lah wisata kuliner di Galabo bisa jadi shortcut buat menelusuri kuliner khas Solo.Tapi tetep yah, nggak mungkin banget gue menyia – nyiakan waktu  gue yang cuman tiga hari di Solo ini terbuang sia-sia. Kita pun memutuskan buat ke pasar malam Ngarsopuro, sudah hampir tengah malam,.. jadi para pedagang sudah mulai membereskan dagangan mereka. Ah! Sayang sekali! Dan kami pun janji, di malam berikutnya yang pastinya adalah malam tahun baru, kita bakal balik ke Ngarsopuro.

Benar – benar ngga cukup memang untuk menelusuri indahnya malam di kota Solo yang kalem, lembut, dan cantik! Kota yang tenang, ramah, dan penuh nuansa cultural, tradisi, berikut spiritual yang masih kental di tiap warganya (OK, untuk sementara gue tahu itu dari tukang becak, kondektur, dan sopir bus kota yang ramah dan jauh dari kata serem apalagi galak). Baru semalam saja gue sudah jatuh cinta (berat) sama kota ini. Tanya saja Naoval, sudah berapa kali gue bilang “Val, pokoknya one day, gue harus punya kerjaan di kota ini, dan menetap! harus!” Fasilitas yang modern tanpa harus mengorbankan tradisi dan adat istiadat, kota yang tidak trying too hard to be New York or some where else there. Dan satu lagi, gue belajar lebih banyak apa arti kata “slow” dan “kalem” di kota ini.

Ada yang punya pengalaman sama indahnya malam di kota Solo? atau info spot – spot keren di kota Solo pas malam hari? Di bagi yah pemirsa,. siapa tau pas balik lagi ke kota ini bisa Iben kunjungi dan jadi rekomendasi buat temen – temen yang lain. Duh, masih banyak photo dan cerita Iben di kota yang super kalem ini, tapi sudah ngantuk nih, lanjut next time yah ceritanya. Stay tune Rockstars!!! Last but not least, sound cheesy but yes! inspired by this night life on this city, i just wanna say “Keep Calm, and carry on!”

Pinterest
| Tagged , , , , , , , , , |
| permalink | 2 Comments |



My Unforgettable Wizzi Clothing & Labs Experiences

Kalau bicara soal distro, clothing, dan custom design, Kudus memang belum terlalu ramai di banding Bandung dan Jogja. Namun untuk ukuran kota Kudus dan sekitarnya, mau cari apa saja— di kudus hampir semuanya ada dong. Termasuk urusan distro, clothing dan custom design ini. Seperti yang saya bilang tadi, tidak se-ramai di Bandung— sedikit malahan, dari jumlah yang sedikit ini— Wizzi Clothing & Labs adalah yang paling saya ketahui— atau bahkan teman-teman di Kudus sudah kenal mungkin?

Tidak heran sih kalau teman-teman di Kudus sudah pada kenal sama Wizzi Clothing & Labs, soalnya dari jumlah yang sedikit tadi Wizzi Clothing & Labs ini termasuk pioner a.k.a perintis dari usaha custom design, clothing, distro di Kudus. Sudah ada sejak saya masih SMA loh! Bahkan saya masih ingat dulu betapa susahnya cari penjahit, tukang sablon, penyedia digital print, atau apa saja-lah namanya itu. Yah, sudah sejak SMA saya memang sudah interesting di dunia design, art, fashion and all about sartorial thing. Jadi, ceritanya suka iseng-iseng bikin design kaos, ama hoody cuman masalahnya, dulu susah banget merealisasikanya dan design saya pun mentok cuman jadi sekedar design, (sigh).

Untungnya, ga ada usaha yang sia-sia kan? setelah mencari kesana-kemari (berasa Ayu Ting Ting yah) mulai dari tukang jahit, sablon, bordir etc. Semua ga ada yang sesuai sama apa yang saya inginkan kurang ini lah, kurang itulah, maklum kebanyakan mereka biasa bikin *garapan yang default giliran di kasih design yang custom seperti punya saya Yah, kaget dan pada bingung kebanyakan hehe. Dari usaha saya keliling-keliling kota, akhirnya ketemu sama mas Vanhas man behind Wizzi clothing & Labs.

Seakan menemukan oase di padang pasir (halah) Wizzi Clothing & Labs ini benar-benar one stop solution buat saya, dan temen-temen juga tentunya yang pengen membuat T-shirt, Jacket,  Jamper, (etc) yang orisinil  dalam kata lain, custom design bikinan kita sendiri. Jadi design – design saya selama ini bisa ter-realisasi, Magic kan?(!)

Dulu, dikasih kepercayaan sama temen- temen sekelas (eaaaaaaa, tepuk tangan dong) buat bikin kaos olah raga gitu, mulai dari design, pesen, sampai ngumpulin dana (bagian ini nih, yang bikin berasa debt collector). Nah, di sini Wizzi Clothing & Labs makin kelihatan banget peran dan ke-eksis-annya di kalangan anak-anak SMA seperti saya pada waktu itu. Bagaimana ngga, untuk urusan design— Wizzi Clothing & Labs tidak memasang tarif alias gratis! Yah, pas banget buat kantong anak SMA, SMP jaman- jaman saya kalau sekarang sih pada pengang kartu kredit semua ya? (just sayin’) Kalau kaya begini yah jangan salahkan saya waktu itu jadi kesenengan pesen kaoslah, jaketlah sama mas Vanhas, hehe.

Saya ngga nyangka kalau bisa ketemu sama mas Vanhas lagi, terus di ajakin ikut serta dalam pembuatan wizziclothing.com yah saya Ayo-kan saja tawaran mas Vanhas. Dan,.. ngga nyangka! Pas saya maen ke Base Camp nya Wizzi Clothing & Labs everythings changes!— kaget saya, beneran. Dulu ga se-besar dan secanggih sekarang pegawainya juga bertambah tentunya ini menjadi bukti konsistensi dalam menjaga mutu dan kepuasan pelanggan Wizzi Clothing & Labs yah, kalau ngga tentunya ngga mungkin Wizzi Clothing & Labs bisa berkembang kaya sekarang, Good Job! mas Vanhas and his team :)

Dasarnya saya emang kaya Dora yang suka exploring new space— ngga mungkin dong kalau saya ga photo sanaphoto sini heheh. Yuk liat apa aja yang ada di belakang Wizzi Clothing & Labs bareng Iben,.. (ceritanya di buntutin ama kameramen nih =p). Sebelumnya minta maap yah, ini ambil photonya spontan, maklum kalau ada kurang dan lebihnya.

ga tau kenapa tapi mesin jahit ini pay my attention a lot!

yang ini juga keren. ini mesin jahit atau apa yah? ah don’t think just shoot.

Mesin (lagi)

Kalau semisal temen- temen maen ke Wizzi juga, jangan heran, kalau pemandangannya ga jauh- jauh dari benang, kain, pola etc. However it was so excited for me

The troopers

Nah, di sini teman- teman ga perlu khawatir semisal ga ada ide buat design, designer Wizzi Clothing & Labs selalu siap siap memberi solusi sesuai kebutuhan kita, dan yang penting ini gratis! heheh

Gimana? Keren kan? hah? mau tau lebih banyak lagi? Kenapa ga temen- temen dateng langsung ke Base Camp nya Wizzi Clothing & Labs di Jl KH. Noor Hadi No. 12 Janggalan Kudus. Tenang aja ga bakal ada yang gigit kok, malahan kita bakal ketemu sama Mbak Dian, yang akan ngasih tau info yang kita butuhkan atau pun saran-saran sebelum membuat dan pesan kaos atau pun jaket yang sesuai dengan keinginan kita.

Masih bingung juga? atau males keluar rumah? So it wasn’t a BIG trouble then. Kita juga bisa kok order secara Online di wizziclothing.com. Bisa chatting2 gitu sama cust. servicenya tapi ga boleh flirting loh heheh. Nah itu dulu yah guys, ntar kalo Iben maen ke Wizzi Clothing & Labs lagi pasti Iben cerita lagi deh,.. Ok? sekarang waktunya twitteran bobo :) hehehe. Sampai di postingan berikutnya yah (dadah dadah depan kamera) “smooch”

ps: *Garapan — kerjaan, order,

pss: ssssssst kalau ada yang mau maen ke Wizzi, dateng aja, bawa device ber-WiFi yah, lumayan ada hot spotnya di sana :P

Photo by Me for Wizzi Clothing & Labs

Pinterest
| Tagged , , , |
| permalink | 0 comment? |



The Raid The Heartthrob: Joe Taslim

As we knew that everyone talking about The Raid in a couple weeks — as an Indonesian martial arts action film directed by Gareth Evans and  which is set for a 2012 release. After its world premiere at the Toronto International Film Festival (TIFF), critics and audience alike hailed The Raid as one of the best action films in years. Of course, this is not only about the film story or synopsis but almost of the cast — would be pay our attention alot, about such a quest “Who have a brilliant acting in this film, and made the kick?” Ladies and Gentlegays here prensent to you :

JOE TASLIM

Photo credits via DAMAN Magazine, Left picture: Shawl by Jean Paul Gaultier, shirt Joe’s own, pants by Givenchy, Right picture: Pullover, pants and boots by Givenchy, sunglasses by Dior

 

I’m so sorry caused i’m often into a film post lately — but The Raid is too worth to not to discuss about no? “And why should a Joe Taslim ben? “Okay, okay, may be some of you find that Iko Uwais was stole your heart even more than him in this film but for me personal Joe Taslim have such a different charismatic between all the cast. He’s not only talented in acting, modeling etc — but an athlete too. he was a medal-winning judo athlete for Sea Game National Team. Can’t you believe it? But i definitely believe it! No wonder and no reason to doubt about this — just check these photo below CLICK HERE for continue reading

Pinterest
| Tagged , , , , , , , |
| permalink | 13 Comments |



Most Sexy Cosmopolis: Robert Pattinson

 

TEAM ROBERT mana suaranya???? *sodorin Mic* siap-siap buat team Robert Pattinson ya, terutama yang terbiasa sama image romantic teenage vampire (okay, something thousand year old vampire) dia di film Twilight. Lupakan Patiinson yang  itu! Karena di film barunya, I guess he’s really trying to break out of the squeaky clean Twilight image. Cosmopolis film yang di adaptasi dari novel Don DeLillo garapan David Cronenberg’s ini kayanya bakal menguji dan membuktikan (halah) kemampuan akting seorang Robert Pattinson yang sepertinya kalau dilihat dari teaser di atas, si Robert ini dituntut untuk memerankan seorang Eric Packer a 28 year-old billionaire yang penuh dengan kekerasan, sexy and dirty, who crosses Manhattan for a haircut.  Yups! for-a-haircut. But why its would be so complicated?

Ah yang jelas ini salah satu langkah baik dari seorang Robert Pattinson untuk menghilangkan image teenage heartrob sebelumnya di Twilight. Meskipun ga akan mudah yah? Hayo? kalau kalian suka Pattinson yang ini apa yang di Twilight? ngaku! heheh. But good job kok buat Robbert, ga percaya? cuss! check his most dirty, dirty new teaser! *mimisan tiga galon*

Photo and video courtessy via cosmopolisthefilm.com

Pinterest
| Tagged , , , , , |
| permalink | 0 comment? |



Must Order On Your Lunchy Today "Sup Buah"

Image Stolen from Marz lie Blackberriiieeh =p

Tired with your heels a long day? Or Gettin’ stuck on the un-friend-full dry (and jam) roads? So this must be your top list for your lunch today! Ladies and Gentleman, here welcome, the most fave refreshing and color full taste beverage, this-is-it! “Sup Buah”. Don’t know, but this super summer weather completely remind me about this beverage, which on fact i taste it first on my b’day party, whereas you could buy this on almost all roadside in Indonesia but if you want something different, why not you try “Sup Buah” at Bale Raos? which it, what i call the real refreshing and most completely mixed fruit “Sup buah” in da world. And whats made its different between average “Sup Buah” is.. the milk was so viscous and the finishing fresh jumbo grapes topping! besides its only cost for 10k IDR!!! what a great deal with the beautiful tropical rice field and villages? (and this is low carb!note!) . SUPERB! oh Gawwwwwwdeezzz just want be there this afternoon! How about you gurl?? whats ur fave beverage for lunchy? anyone there?

Pinterest
| Tagged , , , |
| permalink | 0 comment? |



Remind The Resonance…




thank’s to Mr. Kepala Cobra, for this awesome mini collective artwork book. It’s so inspiring me in design much more.. =)

Pinterest
| Tagged , , , , |
| permalink | 0 comment? |